Sunday, January 8, 2012

Highbury Stadium Short Story


         
          We all gooners tau bahwa tim kesayangan kita pernah punya stadion yang "angker" dulunya, dan masih banyak dari kita semua yang merindukan stadion kebanggan ini. Highbury benar - benar menjadi saksi bisu masa kejayaan Arsenal. Berikut cerita singkat dan fakta tentang Stadion Highbury yang gue repost dari salah satu anggota id-arsenal forum dan agak dirangkum biar ga terlalu panjang. Izin repost gaaannn:D


          Semua dimulai pada awal musim 1912-1913 saat Arsenal terpuruk di dasar klasemen liga inggris dengan hanya memenangi 3 dari total 38 match saat itu. Rumor yang beredar saat itu ialah bahwa klub diambang kebangkrutan dengan kas yang tersisa tinggal 19 pounds!!!


          Pemilik Arsenal kala itu, Henry Norris, berniat menggabungkan arsenal dengan Fulham untuk menghindari kebangkrutan. Untung niat itu akhirnya urung terjadi. Jalan lain, Norris yang ketika itu menjabat sebagai anggota parlemen menggunakan koneksinya untuk membeli lapangan milik universitas St.John dengan cicilan selama 20 tahun dan bunga 20.000 pounds. Lapangan ini terletak di sebelah utara, berada di daerah yang ketika itu menjadi “milik” 2 klub lokal, Tottenham Hotspur dan Clapton Orient. 


          Kondisi lapangan saat itu sangatlah tidak memadai, lapangannya tidak rata dimana disatu sisi harus dipertinggi 11 kaki, di sisi lain harus direndahkan 5 kaki. Juga para pemain yang selalu kebanjiran di kamar ganti karena belum selesainya pembangunan dan sistem drainase stadion. Salah satu peristiwa, yang bagi beberapa orang hanya dipercaya sebagai mitos belaka, adalah saat dilakukan pmbuatan fondasi, ada kuda yang secara tidak sengaja tercebur kedalam lapisan fondasinya dan terkubur hidup-hidup.

     Tepat sebelum perang dunia kedua pecah dan menghentikan kompetisi liga, Highbury dipakai sebagai set syuting film berjudul “The Arsenal Stadium Mystery”, yang diangkat dari novel karangan Leonard Gribble dengan judul yang sama. Periode perang dunia II, antara 1939 hingga 1945, Highbury berubah fungsi menjadi basecamp perang yang dinamakan “Air Raid Wardens”, dan berfungsi sebagai pos medis. Sebuah barak dibangun di lapangan latihan tepat di belakang clock end, yang membuat Highbury menjadi salah satu target utama bom-bom musuh. Sedikitnya 2 orang tewas saat bagian teras bagian selatan dihujani bom seberat 1000 pound. Stadion ditutup untuk sepak bola, tetapi tetap memiliki makna dan peran. Arsenal pun terpaksa harus meminjam stadion musuh bebuyutannya(Tottenham Hotspur), yakni White Hart Lane. eeerrrggghhh!!!

          "Highbury sejajar dengan Stade de France di Perancis. Bermain di stadion ini memiliki hubungan yang begitu aneh dan membangkitkan semangat. Ada gairah besar, komitmen, dan kehangatan antara pemain dan suporter. Saya akan selalu merasakan hal itu sampai akhir hayat nanti," kata mantan pemain "The Gunners" asal Perancis, Emmanuel Petit.

          Itu karena Highbury begitu matang dan dewasa sebagai stadion. Dibangun pada 1913, Highbury menjadi bagian dari catatan sejarah, baik sejarah sepak bola maupun sejarah umum bagi Inggris. Di sini pula keselamatan negara pernah dipertaruhkan. 
    Ada cerita lain, karena terowongan di Highbury kecil dan pendek, tidak mengherankan bila mantan kapten klub tersebut, Patrick Vieira, pernah "bocor" kepalanya ketika terburu–buru ingin kembali ke kamar ganti. hahhahaha!

          Partai terakhir Highbury dilakoni saat Arsenal mengalahkan wigan 4-2, mungkin masih banyak yang ingat adegan Thierry Henry mencium tanah Highbury setelah mencetak gol? Beberapa jam kemudian Highbury sudah rata dengan tanah.












Highbury…1913-2006


No comments:

Post a Comment