Salah satu sifat paling jelek di diri gue adalah sifat reaktif. Ini nih yag paling sering bikin gue sial dan (paling parah) malu sendiri gara - gara bicara dan bertindak tanpa mengelola emosi dengan baik. ckckckck....
Dulu mantan gue *dulu banget* (ya terus kenapa? -_____-' ) pernah bilang "kamu ini orangnya reaktif banget" . Waktu itu pas dia ngomong, gue cuma masuk kuping kiri eh terus mental lagi.. hihihihihi . Sampe udah putus dan gue masih dengan tabiat super jelek itu. Dan semakin seringnya hal - hal jelek menimpa diri gue yang gak lain adalah gara - gara kelakuan gue sendiri. Akhirnya, terlintas di otak gue "ternyata dia bener juga".
Dan setelah beberapa tahun gue ketemu orang yang sifatnya berlawanan banget dari hal reaktif. Gue bertanya - tanya apa itu lawan katanya?? -______-'
Akhirnya suatu hari dia menyebut kata "PROAKTIF" .
Wow, gatau kenapa kok gue merasa It sounds like a magical word dan langsung mencari - cari bagaimana itu rasanya jadi orang proaktif. "Sepertinya enak, nyaman, tenang, damai." Paling gak gue sekarang sedikit - sedikit sudah mengerti apa itu proaktif dan yang penting MAU BERUBAH.
Sikap reaktif adalah sikap seseorang yang gagal membuat pilihan respon ketika mendapatkan rangsangan (stimulus). Sederhananya adalah, bila seseorang selalu menjadi marah kalau dihina, maka orang tersebut dikatakan “reaktif” karena selalu memberikan tanggapan (respon) yang sama terhadap suatu rangsangan (stimulus).
Binatang secara umum adalah makhluk yang reaktif. Bila Anda pukul, reaksinya hanya dua, takut atau marah. Suatu tanggapan yang mudah diduga sebelumnya. Proaktif merupakan kebalikan reaktif.
Bila reaktif tidak mampu memilih respon, maka proaktif adalah kemampuan seseorang untuk memilih respon.
Sikap proaktif adalah sikap seseorang yang mampu membuat pilihan dikala mendapatkan rangsangan (stimulus). Menurut Covey, seseorang yang bersikap proaktif mampu memberi jeda antara datangnya stimulus dengan keputusan untuk memberi respon. Pada saat jeda tersebut seseorang yang proaktif dapat membuat pilihan dan mengambil respon yang dipandang terbaik bagi dirinya. Proaktif dia definisikan sebagai “kemampuan memilih respon”.
Bila dibandingkan dengan binatang yang senantiasa reaktif, manusia bisa bersikap proaktif. Misalnya saat dipukul binatang akan memberi reaksi dengan lari karena takut atau balas menyerang karena marah. Manusia berbeda, saat dipukul rekasinya bisa lebih beragam, misalnya justru tersenyum dan mengatakan, “Lagi doong…” (kata cowok kepada cewek pacarnya) atau bisa berlagak pura-pura tidak tahu (karena tidak ingin menimbulkan pertengkaran). Manusia punya kendali untuk memilih respon terhadap stimulus tertentu. Inilah yang disebut sikap proaktif. Inilah sepertinya sebab dulu gue sering berantem pas pacaran cuma karena hal - hal kecil.
Sikap proaktif sangat berguna bagi manusia terutama dalam menghadapi rintangan maupun dalam berinteraksi dengan manusia lain. Sikap proaktif menunjukkan tingkat kecerdasan emosi (EQ) yang tinggi. Seseorang bisa bertahan saat menghadapi musibah, bisa menumbuhkan motivasi saat kondisi tidak menyenangkan, juga bisa memberikan respon positif yang disesuaikan dengan situasi, semua itu merupakan sikap proaktif yang menunjukkan pengelolaan emosi secara baik.
So guys, yang masih ngerasa dirinya reaktif, dan sering sial gara - gara "itu", hahahhahaha.. Ayo yang MAU berubah, LET'S CHANGE AHEAD :D
materi referensi:
referensi,
Stephen Covey, penulis Seven Habits of Highly Effective People


No comments:
Post a Comment